USD/JPY Lanjutkan Penurunan Di Sekitar 107,50 Di Tengah Tantangan Baru Terhadap Risiko

  • USD/JPY mencetak penurunan beruntun dua hari setelah berbalik dari 107,92.
  • Presiden AS Trump mengutip sanksi terhadap Tiongkok, protes baru di Hong Kong terhadap RUU keamanan.
  • Kurangnya data/peristiwa besar membuat perselisihan AS-Tiongkok kembali ke fokus untuk arahan langsung.

USD/JPY mencetak pelemahan sebesar 0,07% pada hari ini, saat ini di sekitar 107,47, sementara melanjutkan kelemahan hari sebelumnya ke depan selama awal pembukaan pasar Tokyo pada hari Rabu. Bisa dikatakan, pasangan berbalikdari puncak lima hari di 107,92 yang ditutup dekat 107,55 pada hari Selasa.

Selain sinyal dari Presiden AS Donald Trump bahwa sanksi terhadap Tiongkok akan datang pada akhir minggu, cuitan Senator AS Marco Rubio menyarankan kesulitan lebih lanjut bagi negara Asia utama itu jika meneruskan RUU Keamanan Hong Kong.

Juga yang menantang nada risiko bisa jadai adalah laporan Reuters yang mengutip kekhawatiran protes baru di Hong Kong (HK). Yang baru mengatakan, "Sebuah demonstrasi besar diperkirakan hari ini di HK untuk memprotes undang-undang keamanan nasional baru yang diusulkan Tiongkok. Otoritas HK telah membangun set plastik setinggi dua meter (6 kaki) yang diisi air di sekitar Kompleks Dewan Legislatif HK (Legco).

Akibatnya, imbal hasil treasury 10-tahun AS gagal menjaga momentum kenaikan hari sebelumnya sementara jatuh ke 0,695% sedangkan NIKKEI Jepang juga tetap suram di sekitar 21.265.

Yang menambah kekuatan yen Jepang bisa menjadi pengumuman dari PM Jepang Shinzo Abe yang menunjukkan kesiapan untuk menawarkan 140 triliun yen dukungan keuangan kepada perusahaan.

Patut disebutkan bahwa optimisme di seputar pembukaan kembali ekonomi utama dan hampir ditemukannya obat virus corona (COVID-19) terutama menawarkan kelemahan terhadap dolar AS pada hari Selasa, yang pada gilirannya membebani pasangan USD/JPY.

Mempertimbangkan kurangnya data/acara utama yang akan dipublikasikan selama sesi Asia hari Rabu, para pedagang akan mengawasi perselisihan AS-Tiongkok di sekitar RUU Hong Kong untuk arah baru.

Analisis teknis

Penjual menunggu entri di bawah level EMA 21 hari di 107,40 sementara pembeli tetap berharap untuk mengunjungi level 108,00 yang mendekati EMA 100 hari.

 

Fed Dapat Mengadopsi Kontrol Kurva Imbal Hasil

Sebuah laporan oleh Bloomberg Liz McCormick dan Craig Torres mengatakan Federal Reserve AS (Fed) dapat menerapkan kontrol kurva hasil untuk membatasi
Leer más Previous

AUD/JPY: Penjual Bersiap Untuk Potensi Aksi Jual Besar-Besaran

AUD/JPY telah melanjutkan kenaikan untuk kesempatan jual yang lebih matang. Perdagangan ini sekarang menawarkan harga murah bagi penjual yang ingin me
Leer más Next