NZD/USD Melanjutkan Kenaikan Pasca RBNZ Ke Tertinggi Multi-Bulan, Tepat Di Bawah 0,6900

  • Penilaian ekonomi RBNZ yang relatif optimis memberi dorongan kuat untuk NZD/USD.
  • Suasana pasar yang optimis juga menguntungkan mata uang yang dianggap lebih berisiko, termasuk NZD.
  • Kegelisahan COVID-19 membebani USD dan tetap mendukung pergerakan kuat tersebut.

Pasangan NZD/USD mengkonsolidasi kenaikan pasca RBNZ ke level tertinggi sejak Februari 2019 dan terlihat berosilasi dalam kisaran tepat di bawah angka bulat 0,6900.

Pasangan ini memperpanjang lintasan bullish baru-baru ini dan mendapat dorongan kuat pada hari ini sebagai reaksi atas komentar optimis Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr tentang keadaan ekonomi. Dalam jumpa pers pasca pertemuan, Orr mengatakan, aktivitas ekonomi domestik sejak Agustus lebih tangguh dari perkiraan sebelumnya.

Sebelumnya RBNZ mempertahankan suku bunga resmi (OCR) stabil di 0,25%, seperti yang diantisipasi secara luas, dan menegaskan kembali bahwa suku bunga akan tetap di sana setidaknya sampai Maret 2021. Bank sentral Selandia Baru juga memperkenalkan program pendanaan untuk pinjaman (FLP) untuk bank, yang dipandang sebagai tanda bahwa peluang penurunan suku bunga negatif telah surut.

Hal ini, pada gilirannya, mendorong reli baru short-covering dan untuk sementara mendorong pasangan NZD/USD ke level tepat di atas angka 0,6900. Selain itu, optimisme atas potensi vaksin untuk penyakit virus Corona yang sangat menular tetap mendukung suasana pasar yang optimis, yang memberikan dorongan tambahan pada NZD yang dianggap lebih berisiko.

Di sisi lain, perkembangan yang menjanjikan dalam uji coba vaksin COVID-19 tahap akhir dibayangi oleh kekhawatiran tentang lonjakan kasus baru yang berkelanjutan di seluruh Amerika Serikat. Hal ini, seiring dengan pemberlakuan pembatasan yang lebih ketat di beberapa negara bagian AS, menghidupkan kembali harapan akan adanya langkah-langkah stimulus fiskal AS yang substansial untuk mendukung perekonomian.

Hal ini, pada gilirannya, membuat Dolar AS tetap bertahan. Greenback tertekan lebih lanjut oleh nada yang lebih lemah seputar imbal hasil obligasi Treasury AS, yang tetap mendukung momentum bullish pasangan NZD/USD. Namun, kondisi berlebihan pada grafik jangka pendek membatasi kenaikan lebih lanjut dan menyebabkan aksi harga konsolidasi.

Mengingat bahwa bank-bank AS akan tetap tutup pada hari ini untuk memperingati Hari Veteran, sentimen risiko pasar yang lebih luas akan memainkan peran kunci dalam mempengaruhi dinamika harga USD dan menghasilkan beberapa peluang perdagangan yang berarti di sekitar pasangan NZD/USD.

 

RBNZ: Merpati Kehilangan Sayap, NZD Naik Lebih Tinggi – TDS

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempertahankan suku bunganya tidak berubah dan terkejut dengan penilaian yang relatif optimis. Lembaga yang berbasi
Đọc thêm Previous

EUR/USD Akan Diperdagangkan Dalam Kisaran 1,16-1,20 Dalam Beberapa Bulan Mendatang – Rabobank

USD telah merebut kembali sebagian dari penurunan yang hilang pekan lalu setelah pemilihan Biden karena kepada kembali tenang pasca pemilihan. Sementa
Đọc thêm Next