WTI Merosot Setelah Meksiko Menolak Kesepakatan OPEC+, KTT Energi G20 Dipantau
- WTI menyelesaikan minggu ini 18% lebih rendah karena kesepakatan OPEC+ tertunda.
- Meksiko menolak 10 juta bph penurunan produksi yang disetujui oleh OPEC+.
- Hari ke-2 pertemuan OPEC+ dan KTT Energi G20 dalam fokus.
Setelah menyaksikan pemulihan yang solid pada minggu terakhir bulan Maret, WTI (minyak berjangka di NYMEX) melanjutkan tren bearishnya dan kehilangan hampir 18% pada minggu yang lebih pendek karena liburan Paskah.
Emas hitam mengalami pergerakan liar selama seminggu terakhir, setelah mencapai tertinggi mingguan di 28,36 sementara level terendah dalam seminggu dicapai pada 22,60. Spekulasi seputar kemungkinan pemangkasan produksi OPEC dan non-OPEC (OPEC+) dan partisipasi Rusia dalam pakta minyak global mendorong sentimen di seputar minyak.
Sementara itu, kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona meningkat secara global dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi juga tetap menjadi salah satu katalis utama di balik aksi harga minyak selama minggu ini. Penyebaran virus secara global tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.
Pada hari pertemuan OPEC+ yang sangat dinanti-nanti, yaitu, Kamis, minyak AS menikmati pergerakan intraday besar-besaran $5. Lonjakan tajam ke tinggi multi-hari di atas 28,00 akhirnya berbalik dan harga jatuh hampir 8% untuk mencapai level terendah baru lima hari di 22,60.
Aksi jual dipercepat setelah dilaporkan Meksiko mempertahankan oposisinya terhadap kesepakatan OPEC+ sebelum awalnya menyetujuinya. Sumber-sumber OPEC+ mengatakan: "Meksiko tidak senang dengan kuota baru sebesar 1,353 juta barel per hari, karena negara tersebut berencana untuk mengungkap paket investasi energi senilai $13,5 miliar untuk membantu perusahaan minyak negara Pemex meningkatkan produksinya menjadi 2 juta barel per hari pada akhir tahun."
OPEC+ mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi sebesar 10 juta barel per hari (bph) sementara OPEC+ mengharapkan AS dan produsen lain untuk bergabung dalam upaya mereka untuk meningkatkan harga.
Sementara itu, pasar berada dalam suasana liburan pada Jumat Agung ini, namun, pertemuan luar biasa para menteri energi G20, yang dijadwalkan pada 14:00 GMT / 21:00 WIB, "untuk memastikan stabilitas pasar energi" dan Hari ke 2 pertemuan OPEC+ akan diawasi dengan ketat.