WTI Ditutup Pada Posisi Terendah Multi-Tahun, Diperdagangkan Sekitar $20,50 Karena Kekhawatiran Permintaan

  • Kekhawatiran permintaan mendorong harga minyak lebih rendah di tengah lockdown di seluruh dunia.
  • Arab Saudi mengatakan tidak ada diskusi untuk menyeimbangkan pasar minyak.
  • Suasana pasar yang suram terus membebani minyak yang sensitif risiko. 

Laras West Texas Intermediate (WTI) membukukan penurunan untuk keenam kalinya berturut-turut terakhir dan sekarang kemungkinan akan menutup bulan Maret lebih rendah dari 50%. 

Sektor minyak sangat terpukul oleh virus corona

Dengan kekhawatiran atas penurunan permintaan energi global di tengah lockdown akibat virus corona di seluruh dunia sangat membebani harga, WTI melanjutkan penurunannya pada awal minggu dan terakhir terlihat diperdagangkan pada $20,50, melelmah 6% pada basis harian. Pada 18 Maret, WTI menyentuh level terendah dalam lebih dari sembilan tahun pada $20,05 dan terlihat siap untuk menguji area tersebut dalam waktu dekat.

Selain prospek permintaan yang suram, kurangnya upaya oleh produsen minyak besar untuk menyesuaikan produksi membuat minyak sulit untuk melakukan pemulihan. Pada hari Jumat, seorang pejabat untuk Kementerian Energi Arab Saudi mencatat bahwa belum ada diskusi tentang perjanjian bersama untuk menyeimbangkan pasar.

Mengomentari dinamika pasar, "perang harga minyak dibuat tidak relevan dengan penurunan besar dalam permintaan dan telah membuat respons pasokan yang terkoordinasi tidak mungkin tercapai pada waktunya," analis Goldman Sachs mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Senin, menurut Reuters.

Sementara itu, pergerakan aset yang lebih aman yang sedang berlangsung yang tercermin dari penurunan indeks ekuitas global dan imbal hasil obligasi AS juga berdampak pada harga minyak yang sensitif terhadap risiko. 

Level teknis yang harus diperhatikan

 

Kapan IHK Pendahuluan Jerman Dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap EUR/USD?

Kalender ekonomi Zona Euro hari ini ada data Indeks Harga Konsumen (IHK) Pendahuluan Jerman yang Diharmonisasi, yang akan dirilis sesi ini pukul 12:00
อ่านเพิ่มเติม Previous

Pelonggaran Lebih Lanjut Dari RBI – UOB

Ekonom Barnabas Gan di UOB Group menilai keputusan baru-baru ini oleh RBI untuk menurunkan suku bunga di tengah krisis virus corona yang sedang berlan
อ่านเพิ่มเติม Next