1 Sep 2017
Produsen Inggris Optimis Meski Ada Gangguan Brexit - ING
FXStreet - Menurut James Smith, Developed Markets Economist ING, Inggris mencetak IMP kuat, namun sentimen manufaktur yang mengambang belum diterjemahkan ke dalam produksi yang lebih tinggi.
Kutipan Utama
"IMP manufaktur Inggris solid, menunjukkan bahwa kombinasi pound yang lebih lemah dan permintaan global yang lebih kuat mengimbangi ketidakpastian seputar Brexit untuk produsen. Namun, terlepas dari sentimen yang mengambang ini, faktor-faktor ini belum diterjemahkan ke dalam produksi yang lebih tinggi. Sejak November 2015, pound telah terdepresiasi sekitar 20%, namun output manufaktur hanya 2% lebih tinggi."
"Mungkin ini hanyalah sebuah reaksi yang tertunda, tapi juga bisa menunjukkan bahwa dampak sebenarnya dari pound yang lebih lemah kurang terasa daripada yang diperkirakan 10-20 tahun yang lalu. Sifat rantai pasokan global yang semakin saling terkait berarti pergerakan nilai tukar bukanlah satu-satunya faktor yang penting. Pertimbangan logistik dan keuntungan teknis sering kali menjadi masalah, daripada harga."
"Bagi Bank of England, semua ini berarti penyeimbangan kembali ekonomi dari pelemahan konsumsi ke daerah lain nampaknya tidak terwujud. Dengan momentum ekonomi yang melambat dan tanda-tanda inflasi yang dihasilkan di dalam negeri terbukti sulit ditemukan, kami memperkirakan kenaikan suku bunga BoE yang pertama masih jauh."
Kutipan Utama
"IMP manufaktur Inggris solid, menunjukkan bahwa kombinasi pound yang lebih lemah dan permintaan global yang lebih kuat mengimbangi ketidakpastian seputar Brexit untuk produsen. Namun, terlepas dari sentimen yang mengambang ini, faktor-faktor ini belum diterjemahkan ke dalam produksi yang lebih tinggi. Sejak November 2015, pound telah terdepresiasi sekitar 20%, namun output manufaktur hanya 2% lebih tinggi."
"Mungkin ini hanyalah sebuah reaksi yang tertunda, tapi juga bisa menunjukkan bahwa dampak sebenarnya dari pound yang lebih lemah kurang terasa daripada yang diperkirakan 10-20 tahun yang lalu. Sifat rantai pasokan global yang semakin saling terkait berarti pergerakan nilai tukar bukanlah satu-satunya faktor yang penting. Pertimbangan logistik dan keuntungan teknis sering kali menjadi masalah, daripada harga."
"Bagi Bank of England, semua ini berarti penyeimbangan kembali ekonomi dari pelemahan konsumsi ke daerah lain nampaknya tidak terwujud. Dengan momentum ekonomi yang melambat dan tanda-tanda inflasi yang dihasilkan di dalam negeri terbukti sulit ditemukan, kami memperkirakan kenaikan suku bunga BoE yang pertama masih jauh."