China: Awal Perdagangan Yang Lemah Di Tahun 2016 – Nomura

FXStreet - Tim riset Nomura, mencatat bahwa data perdagangan China Januari yang mengecewakan menujukkan melemahnya momentum pertumbuhan karena permintaan investasi melemah dan arus keluar modal berlanjut pada bulan Januari.

Kutipan penting

"Pertumbuhan ekspor dalam USD melambat secara signifikan menjadi -11,2% secara tahunan pada bulan Januari dari -1,4% pada bulan Desember, jauh lebih buruk dari yang diharapkan (Konsensus: -1,8%; Nomura: -2,5%; Gambar 1). Pertumbuhan ekspor moderat secara keseluruhan (baik untuk pasar negara maju maupun berkembang). Lemahnya kinerja ekspor China konsisten dengan terus menurunnya ekspor di Korea.

Selain itu, impor untuk perakitan dan pengolahan (yaitu, mereka yang akan diekspor lagi setelah perakitan dan pengolahan di Cina), tetap lemah pada -19,4% secara tahunan pada bulan Januari, yang jelas bukan pertanda baik untuk ekspor.

Secara keseluruhan, ekspor yang lamban menimbulkan risiko penurunan produksi dan menambahkan bukti lebih lanjut momentum pertumbuhan melemah dari indikator utama jatuh (IMP resmi dan indeks sentimen bisnis MNI)."

Emas Tembus Di Bawah $1.200,00 Karena Minat Risiko Masih Ada

Emas terus menurun di Asia, turun $ 16 sejak penutupan sesi Amerika Utara, saat ini diperdagangkan di $ 1,192.00, di bawah posisi kunci $ 1.200,00, mencetak terendah baru 3-hari karena minat risiko terus meningkat.
Devamını oku Previous

Saham Asia Reli Untuk Hari Kedua Karena Minyak Melonjak Dan Harapan Stimulus

Saham Asia menguat untuk hari kedua pada hari Selasa karena lonjakan harga minyak dan harapan terhadap upaya pelonggaran moneter bank sentral lebih lanjut.
Devamını oku Next