Fokus Hari Ini di Indonesia: Rupiah di Area 17.643, Menantikan Data Cadangan Devisa
Berikut adalah yang perlu diketahui untuk perdagangan Rupiah pada Senin, 7 September:
Indeks Dolar AS di 99,16 yang belum berubah menyusul ditutup positif 0,16% Jumat lalu menyusul data tenaga kerja yang dirilis pada hari perdagangan terakhir pekan lalu. Data dari Bureau of Labor Statistics (BLS) menunjukkan Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Agustus naik 162.000 dibandingkan prakiraan pasar 56.000 dan lebih tinggi dari sebelumnya 21.000 (yang direvisi dari turun 23.000).
Kalender ekonomi Amerika Serikat hari ini kosong karena Libur Hari Buruh. Namun, fokus para pedagang akan tertuju pada data Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) dan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI), masing-masing dirilis pada hari Kamis dan Jumat, untuk mencari petunjuk keputusan suku bunga The Fed bulan ini.
Sementara itu di sisi Rupiah, mata uang ini membuka pekan baru di 17.643 terhadap Dolar AS yang belum banyak bergerak setelah pada Jumat lalu sempat menguat ke 17.608, level terkuat sejak 21 Mei 2026.
Sorotan kini beralih ke kalender ekonomi Indonesia hari ini. Bank Indonesia akan merilis data Cadangan Devisa Agustus pada pukul 03:00 GMT (10:00 WIB). Pada bulan sebelumnya, Cadangan Devisa Indonesia sebesar US$145,3 miliar yang setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Indikator Ekonomi
Cadangan Devisa
Laporan Aset Cadangan Resmi Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia setiap bulan menunjukkan perubahan aset cadangan dalam mata uang Dolar AS. Bank Indonesia juga menyampaikan pandangannya tentang apakah tingkat cadangan tersebut memadai untuk terus mendukung ketahanan sektor eksternal dan stabilitas keuangan.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Sel Sep 08, 2026 03.00
Frekuensi: Bulanan
Konsensus: -
Sebelumnya: $145.3
Sumber: Bank of Indonesia